Fajar Keemasan Untuk Si Merah Liverpool

Satu Trofi Liga Champions Untuk Mengakhiri Periode Kelam Liverpool, namun perjuangan menyongsong fajar keemasan takkan berjalan mudah.

Casino, Games, Poker, Domino, Sportsbook, Togel
DAPATKAN KOMISI ROLLINGAN SAMPAI 1,25% SETIAP MINGGUNYA

“At the end of the storm, there’s a golden sky and a sweet silver song of a lark”

Satu baris dari lirik lagu kebangsaan Kopites, ‘You’ll Never Walk Alone’ itu mungkin jadi penyemangat The Reds dalam satu dekade terakhir. betapa tidak, salah satu klub terbesar Eropa pada abad  20 melalui periode sulit yang tak terbayangkan.

The Reds puasa gelar kelar satu untuk waktu yang lama (terakhir kali Liga Champions 2005) dan cuma mampu memenangkan Piala Liga di 2012. Di 2009 dan 2014, mereka mampu bersaing ketat di papan atas Liga Primer Inggris, tapi akhirnya harus puas dengan status runner-up. Bahkan pada periode kegelapan, laskar Anfield sempat terjebak di papan tengah dan absen dari kompetisi Eropa.

Satu Trofi Liga Champions Untuk Mengakhiri Periode Kelam LiverpoolSatu Trofi Liga Champions Untuk Mengakhiri Periode Kelam Liverpool

Oke, mungkin tidak separah Portsmouth dan Leeds United yang sampai harus likuidasi dan terdegradasi ke kasta bawah sepakbola Inggris. Namun, puasa gelar itu membuat harga diri Kopites Terombang-ambing. Berkali-kali pihak klub memberi harapan palsu dengan kata ‘nyaris’. Yang lebih menyesakkan adalah deretan klub-klub nirprestasi di masa lalu justru mendahului The Reds, sebut saja Manchester City dan Leicester City. Belum lagi rival abadi mereka Manchester United mengantongi treble mini musim lalu.

Adapun ketika Si Merah bertamu ke Olimpico, kamis (3/5) dini hari WIB tadi, secercah harapan muncul di langit yang mendung. Sadio Mane menyambut umpang Roberto Firmino, lalu dengan jeli melepas bola ke tiang dekat Alisson Becker. James Milner melakukan gol bunuh diri konyol tak lama berselang, tetapi sundulan Gini Wijnaldum mengembalikan asa Liverpool.

Satu Trofi Liga Champions Untuk Mengakhiri Periode Kelam LiverpoolSatu Trofi Liga Champions Untuk Mengakhiri Periode Kelam Liverpool

Gol Edin Dzeko dan dwigol Radja Nainggolan mampu memanaskan suasana, seiring Giallorossi unggul 4-2 di pengujung laga. Walau begitu, agregat heboh 7-6, yang mengakhiri pertandingan dua leg nan sengit, berpihak pada Liverpool dan The Reds akan menghadapi juara bertahan UCL, Real Madrid, yang sudah menjuarai kompetisi itu 12 kali.

Tiket ke partai puncak ini jadi kesempatan emas bagi Jurgen Klopp dkk untuk mengakhiri inferioritas selama satu dekade terakhir. Mungkin kampanya 2017/18 secara keseluruhan tak terlalu spesial untuk para fans karena mereka kalah bersaing di tiga kompetisi lain, tetapi kemilau Si Kuping Besar seolah menghipnotis Kopites.

Satu gelar yang sangat bergengsi itu bisa mengobati dahaga pasukan Anfield selama ini. Mereka mengelu-elukan Sadio Mane, Mohamed Salahm, Roberto Firmino, dan segenap skuat The Reds bukan cuma karena perfoma, tetapi karena beban dan harapan itu ditempatkan pada pundak para pemain. Laga ini tak cuma penting untuk tim, tetapi klub dan keseluruhan tatanan dari fans hingga direksi.

Jika berhasil merengkuh Si Kuping Besar, peruntungan The Reds bisa benar-benar berubah. Daya tarik sebagai klub pemenang akan kembali dan Anfield takkan menjadi batu lompatan untuk pemain-pemain top. (Harapannya) tidak ada lagi kasus Philippe Coutinho atau Luis Suarez yang meninggalkan klub demi meraih gelar. Kemudian di bursa transfer, tak ada lagi pemain-pemain top yang menolak tawaran Kloppo dengan alasan ‘ingin bergabung dengan klub juara’.

Satu Trofi Liga Champions Untuk Mengakhiri Periode Kelam LiverpoolSatu Trofi Liga Champions Untuk Mengakhiri Periode Kelam Liverpool

Satu trofi saja bisa mengubah nasib Liverpool. Meningkatnya nilai jual The Reds di mata pubblik sudah pasti akan terwujud. Kepercayaan dan jati diri sebagai klub juara yang sempet kabur bisa kembali ke pelukan para pemain serta pelatih. tak lupa, para fans akan lebih semangat dan bangga untuk mendukung klub pujaannya.

Namun sebelum menyongsong fajar keemasan setelah badai yang mendekade – bukan hanya menahun – saya ingatkan agar Kopites untuk tetap membumi. Jangan lupa masih ada 90 menit plus dua babak tambahan dan penalti yang harus dilakoni. Lawan di podium final juga bukan main, juara bertahan dua kali dan pemenang Liga Champions 12 kali yang diperkuat salah satu persepakbola terbaik dunia, Cristiano Ronaldo.

Ah, nyaris lupa. Jurgen Klopp yang termahsyur itu telah melakoni enam final sepanjang kariernya dan lima diantaranya berakhir dengan kekalahan.

Sampai jumpa di Kiev pada 26 Mei mendatang!

www.kioscasino.com /.net /.info /.org /.me

DAPATKAN KOMISI ROLLINGAN SAMPAI 1,25% SETIAP MINGGUNYA

KIOSCASINO
Casino, Games, Poker, Domino, Sportsbook, Togel
Langsung saja GABUNG bersama Kami di www.kioscasino.com
LIVECHAT : www.kioscasino.com
LINE : kioscasino
WECHAT : kioscasino
FACEBOOK : KiosCasino
BB : D605C56A
WHAT’SAPP : +855 893 55 129
Link Alternatif : www.kioscasino.com /.net /.info /.org /.me

BERAPAPUN KEMENANGAN ANDA KAMI BAYAR FULL
KiosCasino – Agen Judi Bola dan Casino dengan Bonus Rollingan Terbesar di Indonesia.
Bonus Rollingan perminggu LiveCasino 1% – 1,25%.
Bonus CashBack GG Gaming 5%
Bonus Rollingan SportsBook Online 0,25%
Bonus Referensi All Games 2%
Bonus CashBack Poker 0,3%
Diskon Terbaik Togel Online Asli4d 66%
100% Aman dan Terpercaya Sejak 2010
Gabung Segera di KiosCasino BBM : D605C56A

(Visited 1 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *